Foto untuk : Paslon Zulher-Dasril Daftar ke KPU Kampar

Zulher-Dasril Berlayar Tanpa Dukungan PPP


Bangkinang Kota (Jarnas) - Pasangan Calon Bupati, Zulher-Dasril Affandi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar yang maju melalui jalur Partai Politik (Parpol). Berkas diterima, satu dukungan dari PPP ditolak dapat bergabung dalam koalisi, namun pasangan ini memenuhi syarat untuk berlayar pada Pilkada 2017.

"Dengan ini dinyatakan, PPP tidak bisa bergabung dalam koalisi pendukung Bapak Zulher-Dasril Affandi, berdasarkan kepengurusan yang diserahkan DPP PPP kepada KPU RI, susunan kepengurusan DPC PPP Kampar yang sah dan terdaftar di Kemenkumham adalah dengan Ketua Yurmailis Saruji dan Sekretaris Hendrayani," terang Komisioner KPU Kampar Devisi Teknis dan Penyelenggaraan, Sardalis menyampaikan dihadapan Zulher dan Dasril berserta partai pendukung dan simpatisan saat mendaftar ke KPU Kampar, Rabu (21/9) siang.

Sardalis menyampaikan, KPU tidak dapat mengakomodir permintaan dari pendukung paslon ini, dan KPU tidak terlibat dalam perkara sengketa kepengurusan partai di MK.

Penolakan itu sempat menuai protes dari pendukungnya, Marzuki yang menyampaikan versi Ketua Umum PPP, Djan Faridz, "Dukungan kepada Zulher-Dasril berdasarkan putusan Mahkamah Agung. Putusan MA itu menyatakan bahwa dualisme kepengurusan PPP di tingkat pusat telah islah, kami memohon supaya KPU menerima dukungan PPP," pintanya.

Begitu juga protes datang dari Sekretarisnya, Hamdan Kiram dengan nada tinggi, meminta KPU supaya dukungan PPP untuk Zulher-Dasril dilegalkan. Ia beralasan, proses hukum terkait kepengurusan PPP masih diperkarakan di Mahkamah Konstitusi.

"Persidangan di MK masih berjalan dan mau akan putusan, kami minta KPU membuat keputusan sebelum sidang MK selesai," kata Hamdan.

Tidak diterimanya dukungan PPP atas nama Ketua DPP PPP, Djan Faridz tidak menyebabkan paslon inj berlayar mengikuti Pilkada Kampar, dukungan pertai berdasarkan jumlah kursi di DPRD Kampar yang diterima dan sah telah memenuhi syarat minimal. Mereka mendapatkan kekuatan dimparlemen 10 kursi, dari PAN 5 kursi, PDI Perjuangan 4 kursi dan PKPI 1 kursi. (ty/jnn)