Foto untuk :

SMKN 1 Kuok Bakar Jagung Hasil Kebun Sendiri


BUKAN saja Kepala Desa dan Camat yang kini tengah mengaplikasikan ilmu pertanian terpadu dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan dan Swadaya (P4S) Kubang Jaya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN 1) Kuok dibawah pimpinan Nurnaaningsih, M.Pd menerapkan ilmu pertanian terpadu bagi sekolahnya.

Neneng panggilan akrab Kepala SMKN 1 Kuok ini bersama Waka kurikulum Asef Gunawan, S.Pd dan para siswanya menikmati hasi karya buah tanaman jagung yang tumbuh hijau di halaman sekolah mereka pada Senin (15/6) menikmati jagung bakar manis.

Buah jagung yang tumbuh subur itu mereka petik dan dibakar sendiri di belakang sekolah mereka.

Selain jagung, juga tumbuh subur cabai rawit, terong, sayur kacang panjang. Sayur bayam dan tanaman keras siswa jurusan perkebunan.

Di setiap jengkal tanam mereka manfaatkan menanam tanaman, disamping memelihara sapi bali titipan dari Kepala Dinas Pendidikan, H Nasrul, Edi Rusnadinata, M.Pd, Camat Kuok, H Thabrani, Kepala UPTD  Abdul Rauf, S.Pd dan Kepsek SMKN 1 Kuok,

"Sekolah ini memang jurusan pertanian, perkebunan, dan peternakan, sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Kampar, dengan harapan siswa yang lulus nantinya dapat tumbuh jiwa enterpreneurshif," ujar Neneng.

"Alhamdulillah kamu sudah berapa kali panen untuk tanaman sayuran, bahkan masyarakat sekitar sekolah juga sudah banyak yang membeli hasil panen buah karya siswa," kata Neneng.

Hanya saja, lanjutnya di sekolah ini masih menemui kendala pagar, sehingga tanaman masih sangat memerlukan pagar, untuk menghindari serangan hama babi.

"Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Kampar dapat membantu untuk pembangunan pagar," kata dia.

SMKN 1 Kuok ini berdisiri sejak tahun 2013, alhamdulillah sudah ada bantuan bangunan gedung dari pemerintah pusat, satu bangunan dari pemerintah daerah, namun halaman yang begitu luas ini belum ada pagar, maka kami sangat membutuhkan itu, kata dia. (dili/jnn)