Foto untuk :

Koordinator Pokja 4 Pandang Perlu Kesadaran Masyarakat Ber-PHBS


Kampar Utara (Jarnas) - Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih Sehat (LBS)  Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk desa-desa pada 21 kecamatan sekabupaten Kampar masih perlu pembangkitan kesadaran masyarakat.

"Seharusnya setiap rumah penduduk memiliki Toga dan dapur hidup sebagai penunjang dan membantu dalam penghematan ekonomi keluarga," kata Koordinator Pokja 4  selaku Ketua Tim I ini, Lilies Ekarita Haris saat melakukan penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih Sehat (LBS) di  Desa Kayu Aro Kecamatan Kampar Utara dan Desa Bukit Keratai Kecamatan Rumbio Jaya.

Dia menyebutkan bahwa dalam menilai bagaimana kesadaran masyarakat akan hidup bersih dan sehat, bukan saja dilihat dari cara menata dalam rumah yang rapi, bersih dan teratur, pola makan minum, dan menjaga kesehatan terhadap anak sejak dalam kandungan, balita diimunisasi lengkap juga dinilai dari lingkungan sekitar rumah yang sangat mendukung masyarakat ber-PHBS dan LBS.

"Memanfaatkan pekarangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Dapur Hidup seyogyanya dimiliki oleh setiap rumah masyarakat, karena itu merupakan salah satu kebutuhan pokok yang menunjang kesejahteraan," kata dia.

S7ementara itu Dr Siti Valiani turun dalam tim bersama Topan Ramsilas, Mega dari Dinas Kesehatan menambahkan bahwa selama melakukan penilaian untuk lomba PHBS dan LBS ini masih sangat dibutuhkan pembinaan lagi dari PKK kecamatan dalam membangun kesadaran masyarakat.

"Untuk melahirkan kesadaran masyarakat berperilaku sehat, perlu dukungan kesadaran masyarakat, sehingga tidak saat akan dilakukan penilaian baru desa itu melakukan pembenahan dan persiapan," ujar Siti Valiani.  (ty/jnn)