Foto untuk : Lumpuhkan Kawanan Perampok Sadis

Polres dan Jatanras Lumpuhkan Kawanan Perampok Sadis


INHU- Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) dibantu unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Riau berhasil melumpuhkan dua kawanan perampok sadis yang selama ini beraksi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kabupaten lainnya di provinsi Riau, Jumat (10/7) siang sekitar pukul 15.30 Wib. 

Informasi dirangkum dari polres Inhu, dua kawanan perampok yang tewas bernama Pentol alias Andika alias Ardi alias Toke alias Ansori, warga Ponorogo Jawa Timur dan Tandri bin Udin alias Hendra warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). 

Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo Sik saat dikomfirmasi via selulernya, membenarkan adanya penembakan kedua kawanan perampokan. polisi terpaksa menembak kedua pelaku perampokan karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap hingga terjadi adu tembak dengan polisi di jalan Lintas Timur Desa Berapit.

Peristiwa bermula ketika dua orang perampok tersebut sedang melintas di jalan Lintas Timur dari arah Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat menuju pasar Belilas, Kecamatan Seberida dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi.
 
" Tim Jatanras sebelumnya sudah membuntuti kawanan perampok bersenjata api ini dan langsung menghentikan kendaraannya. Namun, ketika mobil Polisi mulai mendekat, dua orang perampok langsung menghentikan kendaraannya dan menembaki polisi sambil berlari meninggalkan sepeda motornya.

Kami berupaya menangkap namun terus ditembaki, sehingga terjadi adu tembak, dalam peristiwa ini tidak ada polisi yang terkena tembakan, sedangkan dua orang perampok dinyatakan tewas terkena tembakan dan saat ini sudah berada di kamar mayat RSUD Indrasari Rengat," jelas Kapolres.

Diduga dua kawanan perampok, telah melakukan kejahatan dengan kekerasan di sejumlah wilayah Kabupaten Inhu, yakni perampokan terhadap pengendara mobil L300 di Kelayang sebanyak Rp 30 juta, di jalan lurus Desa Kelawat sebesar Rp150 juta, Toko Mas Keliling di Kelayang Rp 30 juta, di daerah Kuansing Rp150 juta, termasuk perampokan di Desa Bukit Meranti Kecamatan Seberida.

"Hal Ini diketahui dari dua orang kawanan perampok bernama Ad alias Putra warga Kelayang dan Aji Bastian warga Jawa Timur yang sebelumnya ditangkap tim Jatanras Polda Riau dan Polres Inhu di Kecamatan Kelayang, Kamis (9/7) kemarin.

" Masih kata Kapolres,disinyalir komplotan Pentol Cs, yang disebut-sebut sudah beraksi tak hanya di Inhu, juga di beberapa kabupaten di Riau, karena itu Kita di backup Jatanras Polda Riau," bebernya.

Sebelum tertangkap, pelaku sempat terlibat kejahatan dan menembak korbannya bernama Sugiono, saat melintas di kawasan Sibabat, Belilas Inhu, Rabu lalu ketika korban sedang membawa uang Rp110 juta untuk membayar karet, akibat luka tembak itu, Sugiono sempat dilarikan ke RSUD Rengat, dan selanjutnya dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Kamis (9/7/2015) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.(Heri/jnn)