Foto untuk : Kapolda dan Gubri tinjau TPS di Kampar

Pilkada Kampar Aman, 1 TPS PSU Ulang


KAMPAR (JarNas) - Pelaksanaan pesta demokrasi masyarakat Kampar berjalan aman, damai dan lancar. Dalam sehari semalam pemungutan dan penghitungan dari 1322 Tempat Pemungutan Suara (TPS) selesai dilaksanakan, hanya TPS 03 Desa Kumantan melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) hari ini (16/2).

"Alhamdulillah pelaksanaan proses pemungutan suara secara umum telah berlangsung dengan aman dan damai, seluruh anggota Kepolisian yang ditugaskan juga telah melaksanakan tugas dengan baik sesuai peran dan tanggungjawabnya," ujar Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK, Kamis (16/2).

Dia menjelaskan bahwa dari 1323 TPS hanya 1 TPS yang harus melaksanakan PSU yaitu TPS 03 Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota. KPU dan Panwaslu Kampar terpaksa menghentikan pemungutan suara yang sedang berlangsung Rabu kemarin dan diulang hari ini.

"Penundaan terpaksa dilakukan di TPS itu karena Ketua KPPS, Indra Sardi Andri mencoblos sebanyak empat kali karena mewakili anggota keluarganya yang berhalangan hadir," terangnya.

Bukan saja melakukan PSU, KPU dan Panwas terpaksa mengganti Ketua KPPS yang bermasalah dengan salahsatu anggota KPPS, Meldawati. Sedangkan direkomendasikan ke Gakkumdu untuk diproses hukum lebih lanjut atas pelanggaran aturan Pemilukada yang telah dilakukannya.

Kapolres menerangkan bahwa semua kotak suara pada 1322 TPS lainnya telah diamankan di 21 PPK dengan pengamanan ketat aparat Kepolisian bersama anggota masing-masing PPK. 

Menurut jadwal mulai hari ini telah dilakukan rekapitulasi penghitungan suara ditingkat PPK, dan bila telah selesai akan langsung dikirim ke KPUD Kampar untuk dilakukan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten.

Mantan Kapolres Kuansing yang sukses mengamankan Pemilukada tahun 2015 lalu ini menghimbau kepada semua Paslon, Timses dan pendukungnya bersabar menunggu hasil penghitungan resmi dari KPUD Kampar, jangan saling klaim atas kemenangannya yang berpotensi menjadi konflik antar masyarakat.

"Mari semua berjiwa besar menunggu penghitungan resmi dari KPUD Kampar dan kita kawal prosesnya agar berjalan dengan aman dan lancar serta sesuai aturan, jangan melakukan eforia berlebihan bagi yang menang, dan yang kalah harus legowo menerima karena semua ini juga merupakan ketentuan dari Allah SWT," kata dia. (ty/jnn)