Foto untuk :

PAUD Pertiwi Gelar Manasik Haji dan Umroh


Bangkinang (Jarnas) - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Pertiwi Bangkinang menggelar kegiatan  manasik  haji dan  umroh selama tiga  hari, 8-10 Desember 2015. Kegiatan diikuti  oleh seluruh anak TK  Pertiwi  beserta orang  tua anak  yang di gelar di komplek PAUD Terpadu Pertiwi Bangkinang.

Ketua  Yasayan PAUD  Terpadu Pertiwi Bangkinang  Atni Prawati, MEd, didampingi Pengelola PAUD  Hj Yurlanita  dan Hj.  Dewita disela-sela kegiatan mengungkapkan bahwa  kegiatan manasik  haji dan umroh adalah salah satu dari sekian banyak kegiatan parenting yang dilakukan  oleh PAUD Terpadu  Pertiwi.

“Kegiatan  Manasik Haji ini  adalah program tahunan PAUD Terpadu  Pertiwi dan kali ini adalah  kegiatan tahun keempat,” ujarnya.

Dijelaskan Atni,  kegiatan  parenting  manasik  haji dan umroh, salah  satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kedekatan  orang tua dan anak  sekaligus  pengenalan  serta  pemahaman tentang pelaksanaan ibadah  haji sejak usia dini. “Anak kita kenalkan sejak dini bagaimana ibadah haji itu,” ujarnya.

Selama  tiga  berturut-turut, kegiatan yang dilaksanakan, hari pertama diisi dengan pemberian materi secara teori, hari kedua praktek pelaksanaan manasik umroh dan   hari ketiga  praktek pelaksanaan manasik haji dengan narasumber di sampaikan oleh ustad  dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.

Dari pantauan, para anak dan orang tua antusias dan serius mengikuti seluruh rangkaian manasik yang disampaikan oleh nara sumber. Saat praktek anak dan orang tua mengikuti seluruh proses  ibadah umroh dan  haji seperti  tawaf mengelilingi kabah, sai (berlari-lari dari bukit safa dan marwa)  melontar jumrah aqobah, wustha dan ulla, wukuf dan sebagainya, Para  orang tua dan anak terlihat akrab dalam mengikuti seluruh proses  manasik haji  dan umrah.

Salah seorang orang tua  Lismarni menyampaikan apresiasi kepada  PAUD Terpadu Pertiwi yang telah menggelar manasik  haji dan umrah dimana anak-anak sudah dikenalkan sejak dini  ibadah yang memang diwajibkan  bagi umat Islam  yang mampu. “Kita orang tua juga  termotivasi  untuk melaksanakan ibadah umrah dan  haji,” akuinya. (red/jnn)