Foto untuk : Musrenbang tingkat Kecamatan wilayah II yang diikuti dua Kecamatan yaitu Kecamatan Siak Hulu dan Perhentian Raja

Musrenbang Wilayah II

Usulan Pembangunan yang Masuk Jadi Prioritas


Perhentian Raja (Jarnas)- Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar secara estapet menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, kali ini untuk wilayah II yang diikuti dua Kecamatan yaitu Kecamatan Siak Hulu dan Perhentian Raja yang acaranya di pusatkan pelaksanaannya di Kecamatan Perhentian Raja, Jumat (22/2).

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kampar Afrizal selaku koordinator Musrenbang bersama Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Kampar H.Masnur, Ketua DPRD Kampar A.Fikri, Anggota DPRD Kampar Eep.S menjelaskan tujuan pelaksanaan Musrenbang Kecamatan adalah untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan yang disampaikan Desa/Kelurahan yang menjadi prioritas pembangunan di tiap Kecamatan dari masing-masing desa dan kelurahan.

 

Kemudian melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan berdasarkan tugas dan fungsi  perangkat Daerah Kabupaten Kampar.

 

Lebih lanjut Afrizal menjelaskan agar tercapainya tujuan dan singkronisasi perencanaan pembangunan mulai dari Desa dan Kelurahan kemudian di tingkat Kecamatan yang sesuai dengan perencanaan pembangunan di tingkat Kabupaten, maka kepada seluruh kepala OPD terkait agar mencermati usulan yang disampaikan begitu juga kepada para Camatnya untuk membuat berita acara hasil Musrenbang dengan melampirkan notulen rapat untuk disepakati dan disetujui secara bersama.

 

Hasil kesepakatan akan dituangkan dalam program pembangunan di tahun depan dalam rencana kerja dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan menjadi dasar penyusanan kebijakan APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2020,kata Aprizal.

 

Untuk itu pula, Aprizal mengingatkan kepada seluruh “stakeholder” perencana agar mentaati setiap tahap perencanaan dan jangan ada lagi program atau kegiatan yang masuk di tengah jalan pada saat KUA PPAS atau RAPBD yang tidak dibahas dalam pelaksanaan Musrenbang,ujarnya.

 

Begitu juga disampaikan para wakil rakyat di DPRD Provinsi, Ketua Dewan bersama Anggotanya, agar usulan yang sudah masuk dapat dijalankan ditahun depan dan jangan hanya sebatas masukan saja namun kenyataannya nanti banyak desa/kelurahan yang kecewa karena aspirasinya tidak terakomodir.

 

Mewakili Desa dan kelurahan pada sesi penyampaian aspirasi dari Desa Perhentian Raja Minta pembangunan atau rehab kantor desa dan  stadion mini yang tidak ada namun lokasi tanah sudah ada termasuk untuk sekolah dan banyak lagi perwakilan lain yang umumnya soal infrastruktur, pembangunan dan rehab gedung termasuk pembangunan stadion.

 

Intinya para Kades meminta realisasinya seperti sebelumnya mewakili Desa disampaikan Kades Lubuk Siam Amri Joni dari Kecamatan Sial Hulu menyampaikan agar usulan dan aspirasi ini tidak hanya seremonial, usai musrenbang usulan pembangunan Desapun hilang tanpa ada realisasi dan hal ini sudah kami rasakan sejak tahun-tahun lalu,harapnya.(al/jnn)