Foto untuk : Pendongeng Nasional, Kak Agus DS dan Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Kampar Memasyarakatan Dongeng kepada Anak-anak TK dan KB di Salo, Kampar, Riau

Ketua IGTKI PGRI Kampar : Mendongengi Anak-anak Jangan Dianggap Remeh


Kampar (JaNas)-Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kampar dan Kecamatan Salo mengundang Pendongeng Nasional, Kak Agus DS untuk membangkitkan semangat anak-anak Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain sekecamatan Salo di Aula Kantor Camat Salo, Senin (17/12).


"Mendongeng saat ini memang sudah ditinggalkan, seharusnya ini tidak dianggap remeh, mari kembali memasyarakatkan mendongeng kepada anak-anak usia dini sebab ini sebuah sarana menyampaikan pesan moral kepada anak-anak kita dengan cara yang menarik, mudah dicerna dan diingat untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Kampar, Lusiana.

Dia menyampaikan bahwa salah satu program IGTKI untuk anak usia dini adalah road show mendongeng ke kecamatan sekabupaten Kampar, "Diundangnya Kak Agus yang sudah malang melintang di dunia dongeng secara internasional dan nasional ini merupakan sebuah penghargaan kepada guru-guru TK dan KB serta anak-anak tentang bagaimana asyiknya mendongeng yang baik buat anak-anak di usia ini", ujarnya.

Ia juga berharap agar ada kerjasama dengan orang tua dapat meluangkan waktu mendongeng walau sebentar karena dengan cara itu bisa dengan mudah anak-anak mencerna pesan-pesan moral yang baim.

Dalam kegiatan yang dihadiri Korwil Dispora Kabupaten Kampar di Salo, Bustamam dan ratusan anak TK dan KB itu, Ketua IGTKI Kecamatan Salo, Atmiati mengucapkan terima kasih telah mendidik anak-anak menjadi anak-anak menjadi anak-anak yang cerdas dan disiplin.

Kak Agus yang menjadi tamu khusus dalam acara itu menyampaikan pesan-pesan moral kepada anak-anak diantaranya dengan petikan bincangnya yang menggunakan media boneka bernyanyi tentang Si Kancil. Pesan moralnya supaya anak-añak tidak menaruh dendam kepada orang lain meski salah haruslah bisa memaafkan.

Pesan lain, dia memancing pendirian anak-anak jika diimingi uang, namun ratusan anak-anam TK dan KB yang memadati ruang aula kantor camat itu tetap pada pendirian yang teguh, "Saya akan berikan uang Rp200 ribu kepada kalian semua untuk ikut kakak ke Jakarta", ucapnya.

Semuanya menjawab serentak secara spontan "Tidak mau". Meski dia menjanjikan uang hingga Rp1 juta. Mendengar jawaban itu kak Agus menyampaikan supaya anak-anak tidak ikut orang sembarangan meski diberi duit.

Pesan-pesan yang disampaikannya itu benar-benar lucu menggelitik sehingga memancing semangat tawa dan gembira. Boneka yang menjadi media dongengnya itu mampu membangkitkan imajinasi anak. 

"Saya sangat bahagia, semangat anak-anak TK dan KB di Salo ini sangat mengesankan dan luar biasa. anak anak PAUDnya sehat ceria, ada yang sudah sangat mengantuk jadi segar, apalagi dengan luar biasanya ananda Aisyah yang sangat menginsfirasi saya jadi tambah kreatif. Semua orang jadi tambah terhibur dengan gayanya yang cerdas dan bikin banyak orang tambah tertawa", ujarnya.

Dia katakan, bahwa salah satu tujuannya untuk mendongeng keliling Riau bekerjasama dengan IGTKI. Mendongeng baginya tidak lain untuk berbagi kebahagiaan, "Untuk bahagia itu tidak mesti komplit", kata dia.

Dàlam perjalanan kariernya, sudah 42 tahun dia mendongeng, keliling Asia dan Indonesia sampai Papua dan Timur Leste. Selepas dari Kecamatan Kuok dan Salo, dia lanjut ke Bengkalis dan Rohul kemudian ke Medan. (Ty/jnn)