Foto untuk : Ketua Bhayangkati Kampar, Neni Edy Sumardi Diciumi Murid SLB

Ketua Bhayangkari Kampar Berlinang Air Mata Diciumi Anak SLB


Bangkinang Kota (Jarnas) - Ketua Bhayangkari Polres Kampar, Neni Edy Sumardi merasakan kesedihan mendalam setelah bertatap muka dan bergumul dengan anak-anak Sekolah Luar Biasa di Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang, Selasa (20/12).

"Ini pemandangan sangat mengharukan buat saya, kita patut bersyukur masih dapat berbagi kasih sayang kepada anak-anak disini, semoga mereka merasakannya," ujar Neni berurai air mata saat anjangsana disana bersama organisasi wanita sekabupaten Kampar dalam rangka merayakan peringatan hari ibu ke-88.

Dia dalam kegiatan itu adalah Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Hari Ibu mengajak seluruh kaum ibu yang tergabung dalam organisasi masing-masing dapat menyediakan waktu bersama-sama untuk memberikan segenap perhatian terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan perhatian.

"Saya mengajak ibu-ibu menyediakan waktu untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada anak-anak dan masyarakat yang masih sangat membutuhkan perhatian kita semua," kata dia.

Ikut dalam rombongan kepanitiaan, pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), GOW, Parsir Kartika Candrakirana Kodim 0313 KPR dan organisasi wanita lainnya.

Usai memberikan sambutan, istri Kapolres Kampar dan rombongan melihat karya kerajinan tangan guru-guru dan murid disana diantaranya bros baju dan jilbab. Neni memborong semua karya mereka sebagai bentuk bantuan langsung. Selain itu juga memberikan bantuan tas sekolah dan uang kepada pihak sekolah.

Dalam kegiatan itu, salah seorang anak bernama Revan tiba-tiba memegang setangkai bunga dan menghampiri barisan depan dimana Neni duduk bersama istri Dandim dan istri Kadis Kesehatan. Siswa itu menyapa dengan bahasa isyaratnya dan kemudian duduk tepat bersebelahan dengannya.

Neni mencoba berbincang dengan Revan, tiba-tiba saja air matanya berlinang. Tidak lama Weni salah seorang murid membacakan puisi berjudul Bunda karya Khairil Anwar denga berani dan polos dihadapan semua yang hadir. Belum kering air matanya kembali menetes.
 
Selepas itu, semua menyaksikan kebolehan anak-anak disana bernyanyi diiringi musik orgen tunggal diruangan khusus tempat seperangkat alat musik sudah tersedia disana, bahkan Neni dan pengurus PKK turut bernyanyi lagu anak-anak sambil berderet bermain berputar-putar diruangan musik bersama anak-anak murid SLB diiringi lagu "Naik Kereta Api" dengan penuh riang gembira. 

"Ini kegembiraan luar biasa bagi mereka, mendapatkan perhatian dan kita juga bersyukur bisa bertemu langsung menyaksikan tingkah anak-anak ini yang sangat merindukan kasih sayang," kata Neni lagi.
 
Sementara itu, Kepala SLB, Suamrdi menyampaikan terimakasih atas perhatian dan bantuan kaum ibu yang telah datang sengaja berkunjung ke sekolah mereka, "Ini kunjungan yang istimewa, jarang kami mendapat kunjungan swperti ini, kami ucapkan terima kasih," kata dia.
 
Dia sampaikan bahwa, anak-anak disanam,emang sangat membutuhkan perhayian dan kasih sayang. (ty/jnn)