Foto untuk :

Kenal Pamit Kapolres Kampar


Bangkinang Kota, - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kampar menyambut kedatangan AKBP Edy Sumardi Priadinata, SIK dari Polres Kuansing sebagai Kapolres Kampar dan melepas  AKBP Ery Apriyono, SIK yang berpindah tugas ke Polda Aceh
dengan jabatan baru, Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) di Balai Bupati.

Pisah sambut dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa setelah serangkaian acara selesai dilaksanakan di Mapolres Kampar dihadiri seluruh Kapolsek bersama istri, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Ery Apriyono mengatakan, selama bertugas di Kampar, dia sangat merasakan perbedaan adat istiadat dan kentalnya nuansa islami masyarakat yang agamis, "Selama 2,8 tahun bertugas di Kabupaten Kampar ini sangat luar biasa sekali nuansa islaminya sangat bersatu dengan hati saya," ujarnya.

Dia katakan, kalau di daerah lain seperti di Jawa Timur orang memakai jubah atau baju koko itu dianggap sesuatu yang aneh, berbeda disini sudah biasa.

"Sekarang saya pindah ke Aceh, kalau Kampar Serambi Mekkahnya Riau, kalau Aceh Serambi Mekkahnya Indonesia, alhamdulillah saya sangat bersyukur nuansa Islam selalu dekat dengan saya dan kalau ke Aceh silahkan kontak-kontak saya untuk terus menjalin silaturrahmi," kata dia.

Ery menyampaikan terimaksih kepada Bupati yang selama ini sangat membantu terlaksananya tugas keamanan dan ketertiban, aman dan kondusif serta selalu dapat menjalin silaturrahmi dengan Polres Kampar.

Bupati Kampar, Jefry Noer berterimakasih kepada Kapolres lama dan mengucapkan selamat kembali ke basic di Lantas juga serambi mekkah yang lebih tinggi di Aceh.

"Pak Ery sudah merasakan empat ganjil dan lima genap, yang maknanya kurang lebih mengangguk belum tentu iya, menggeleng belum tentu tidak atau dengan pribahasa lain, taimpik nak diate, takuruang nak dilua, saya tidak bisa menceritakan tetapi silahkan rasakan sendiri buat Kapolres baru," ucap Jefry.

Dia katakan, Ghibah, fitnah merajalela di daerah serambi mekkah karena itu godaan setan yang harus diwaspadai, "Di Kampar ini kita sering dapat surat kaleng, itu sudah biasa," ujar bupati berseloroh.

Selain itu, persoalan di Kabupaten Kampar saat ini menjadi tugas bersama bagaimana memberantas narkoba yang sudah semakin merajelela, maka beberapa hari lalu  bersama dandim, pemda sudah meneken MoU untuk meningkatkan kesadaran bela negara yang akan ditindaklanjuti brsama-sama camat, kepala desa, ustad dan ulama memerangi narkoba

Sementara itu, kapolres yang baru, memperkenalkan diri bahwa ia mulai masuk ke Provinsi Riau sejak tahun 2011 dan selama 1,2 tahun bertugas di Kuansing bergaul dengan masyarakat disana yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat Kabupaten Kampar

"Masyarakat Kabupaten Kampar adalah bagian dari diri saya, tidak ada bedanya, sangat menjunjung tinggi kebiasaan, adat istiadatnya dan sangat kental agamanya," ujarnya.

Edy yang dikenal sukses mengamankan pelaksanaan pemilukada di Kuansing ini memiliki istri berasal dari Bugis dan tiga orang anak, orangtuanya dari Sumatera Barat, dia bersuku caniago.

Dia meminta kepada Tokoh Masyarakat dan semua pihak dapat membantunya dalam bertugas di Polres Kampar, "Mohon bantu saya pak bupati, berikan dukungan kepada saya seperti sebelumnya memberikan dukungan kepada kapolres sebelumnya, insyaa Allah saya dapat melaksanakan program pemerintah dengan baik dalam menjaga kamtibmas," pintanya. (ty/jnn)