Foto untuk : Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri membuka MTQ ke 50 Tingkat Kabupaten

Kabupaten Kampar Gelar MTQ ke-50

Ajang Pencarian Putra-Putri Terbaik peserta MTQ dan Promosi Daerah


Kampar Kiri Tengah(Jarnas)- Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 50 tingkat Kabupaten Kampar di Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah.

 

Helat MTQ ke 50 diawali pembukaan yang dilaksanakan pada pagi hingga siang dan dibuka oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda} Kampar Drs Yusri M.Si, dengan rangkaian kegiatan yang di awali pelantikan Dewan Hakin, Pawai Ta’aruf kemudian pembukaan Stand bazar yang diisi oleh 21 Kecamatan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) se-Kabupaten Kampar dan pada malamnya Pembukaan secara resmi oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, pada Sabtu (6/7).

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri, M.Si ketika melantik 88 orang dewan hakim dan melepas pawai ta'aruf diikuti oleh kafilah dari 21 Kecamatan itu mengatakan, dewan hakim merupakan salah satu komponen utama serta nyawa dalam kegiatan MTQ ini.

 

Untuk itu diminta agar dapat melaksanakan tugas sebaiknya dan memberikan nilai pada semua peserta secara objektif dan adil serta berdasarkan hati nurani tanpa dipengaruhi pihak-pihak lain dan tidak pilih kasih sehingga nantinya Kampar memiliki Putra-putri terbaik dalam setiap iven, baik di kategori Qori, Qoriah dan hal lainnya yang dipertandingkan dalam MTQ yang benar-benar layak dan berprestasi.

 

Begitu juga usai membuka stand bazar MTQ yang diisi oleh produk UKM dari seluruh Kecamatan di lokasi MTQ, Sekda mengatakan, dengan adanya UKM ini akan menjadi ajang promosi daerah dan diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

Ditambahkan Yusri, kedepannya Pemerintah akan membantu masyarakat untuk melakukan promosi produk UKM tersebut, apalagi sekarang ini banyak objek wisata di Kampar yang sudah mulai di kenal oleh masyarakat luas di luar Kabupaten Kampar yang bisa kita manfaatkan untuk promosi termasuk produk-produk kerajinan daerah dari masyarakat ini.

 

Kedepan kita akan duduk bersama dengan instansi terkait dan merumuskan soal strategi promosi produk tersebut, karena kalau masyarakat sudah bisa menghasilkan kerajinan khas daerah, lalu tidak dipasarkan, maka kasian masyarakat kita, kata Yusri.

 

Untuk mempromosikan semua ini, mungkin nanti antara sektor wisata dan produk UKM ini bisa digabungkan seperti dengan melalui paket-paket pariwisata dengan memasukkan hasil-hasil UKM kedalam paket pariwisata tersebut, sehingga produk yang dibuat oleh masyarakat bisa terjual.

 

Untuk itu diharapkan masyarakat selalu siap menghasilkan produk kerajinannya, yang nantinya kalau hal ini berjalan, akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, ujar Yusri.

 

Selain itu, Yusri juga memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah, kiranya melalui pawai budaya ini dapat meningkatkan silaturrahmi dan menjadikan bertambah pula ketaqwaan serta persatuan semua lapisan masyarakat.

 

Tak lupa Yusri mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga bisa sukses dan berjalan lancar. (al/jnn).