Foto untuk : H Jefry Noer, mantan bupati Kampar

Jefry Noer Berharap Internal Pemerintahan Kampar Dibenahi


Bangkinang Kota (JarNas)-Kepergian Bupati Kampar, Azis Zaenal meninggalkan dunia akhir Desember lalu membuat politisi sibuk membicarakan estafet kepemimpinan yang jatuh ke tangan wakilnya, Catur Sugeng Susanto (CSS) menggantikan posisinya serta mencari wabup baru.

Isue yang beredar di tengah-tengah masyarakat telah tersebut sejumlah nama yang berasal dari parpol koalisi pendukung pasangan Azis Zaenal dan CSS, Golkar, PPP, Gerindra, Nasdem, PKS dan PKB bahkan ada nama lain dari kalangan birokrat dan TNI. Menanggapi itu, mantan Bupati Kampar, H Jefry Noer berharap kepada Plt. Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto dapat membenahi intenal pemerintahan, tidak ada lagi kelompok-kelompok kepentingan tertentu.

"Setelah Bupati Kampar, Azis Zaenal wafat, jangan sampai pembangunan stagnan, benahi di dalam internal organisasi pemerintahan, terapkan sesuai aturan, dudukan ahlinya, hilangkan kelompok-kelompok kepentingan tertentu agar dapat satu visi dan misi membangun Kampar", kata Jefry, Senin (7/1/2019).

"Saya dengar di Kampar ada empat kelompok, kelompok Ketua DPRD, Sekda, Kelompok almarhum melalui anaknya dan kelompok Plt. Bupati, maka semua itu harus sirna atau dileburkan agar tidak mengganggu jalannya pembangunan di Kampar", kata Jefry yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini.

Menurut dia soal siapa wakil bupati nanti untuk sekarang ini tidak terlalu mendesak, yang sangat penting bagaimana mengkondusifkan kondisi di Kampar. Dia berujar, setelah semua itu tertata dengan baik, baru parpol mengusulkan nama-nama yang disusun oleh koalisi partai pendukung atau bisa melalui tokoh mayarakat untuk dipilih oleh DPRD.

"Untuk para ASN agar dapat solid dan meningkatkan kinerja, Kampar akan hancur jika elemen masyarakat tidak kompak, Kampar mundur, bukan naik kelas, kondisi ekonomi masyarakat sulit apalagi program ekomomi kerakyatan sedikit dan pengangguran meningkat, APBD itu uang rakyat maka kembalikan ke rakyat", ujarnya.

Sebelumnya H Burhanuddin Husin yang juga mantan Bupati Kampar periode 2006-2011 mengatakan bahwa terlalu dini membicarakan siapa yang akan menjadi wabup mendampingi Catur Sugeng Susanto (CSS) sebab proses mendevenitifkan Plt.Bupati Kampar saat ini memerlukan waktu sedikitnya tiga sampai enam bulan.

Dia berharap CSS mampu memenej staf yang ada agar dapat bekerja secara optimal sehingga memiliki visi misi yang sama membangun Kampar. (ty/jnn)