Foto untuk :

Jefry Noer : Gas dan Indomienya Tidak Bau Kotoran Sapi Kan?


Siak Hulu (JARNAS.NET)- Sudah menjadi kebiasaan Bupati Kampar H.Jefry Noer, menghormati tamunya yang berkunjung ke demplot atau  Pusat percontohan  Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE), tempat pendidikan dan latihan bagi para petani di Kabupaten Kampar untuk pembinan dan percepatan dalam peningkatan ekonominya.

Siapapun yang berkunjung mulai dari pejabat pusat di level Menteri, pejabat setingkat Menteri, pejabat dari angkatan seperti petinggi TNI, Polri, Bupati Wali kota, Duta besar negara Tetangga sampai ke Pimpinan umum maupun dewan direksi Perusahaan swasta,  para Dosen, Kepala Dinas hingga ke kalangan mahasiswa dan pelajar atau santri di layaninya dengan ramah sambil menjelaskan RTMPE.

Kemudian sambil meninjau secara langsung gebrakan yang dilakukannya dalam percepatan mengangkat dan memajukan perekonomian masyarakat kabupaten Kampar, dengan  menjelaskan secara rinci,  apa itu RTMPE, bagaimana sejarah terbangunnya RTMPE sampai ke peninjauan satu persatu lokasi RTMPE.

Mulai dari lokasi ternak sapi yang dari urine sapi, mampu menghasilkan biourine sebagai pupuk cair yang sangat bagus untuk menyuburkan dan memberi hasil baik tanaman dan sudah terbukti dan di buktikan peneliti dari LIPPI.

Hasil dari kotoran Padat sapi, penghasil biogas sebagai sumber energi listrik dan untuk memasak, penghasilan dari ayam petelur, hasil perikanan pola terpal dapat di pelihara, ada juga penghasilan dari pertanian seperti tanaman bawang, cabai dan sayuran lainnya sampai ke rumah jamurnya, mampu memberi penghasilan hingga puluhan juta rupiah yang semuanya ada di RTMPE dengan lahan hanya 1 000 meter saja.

Ide cemerlang, dengan lahan hanya 1 000 meter saja, mampu menghasilkan uang hingga puluhan juta tiap bulannya, dijelaskan Jefry dengan rinci kepada semua tamunya yang berkunjung ke RTMPE.

Kemudian dijadikan  RTMPE, sebagai program andalan terbarukan Pemda Kampar dalam upaya percepatan peningkatan ekonomi, yang sejalan dengan program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar yang tertuang dalam pilar ke duanya yaitu pilar peningkata Ekonomi masyarakat dan pilar ke tiga peningkatan SDM, untuk mewujudkan Kampar yang "zero" kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh sebagai muara akhir konsep pembangunan lima pilarnya.

Yang menarik dari setiap kunjungan tamu ke RTMPE, dirinya selalu memasakkan "Indomie  rebus ala Jefry Noer “ dengan menggunakan kompor gas yang bahan bakarnya Biogas yang di hasilkan dari kotoran padat sapi ternak di RTMPE.

Ketika para tamunya yang berkunjung ke RTMPE, sesampainya di lokasi saung untuk rehat sejenak sambil melepas penat dan lela para tamu, di situ Jefry memasakkan indomie rebus buat para tamunya, sambil menjelaskan kepada tamunya, ini indomie yang saya masak dengan menggunakan Kompor yang bahan bakarnya memakai biogas kotoran padat sapi.

Sambil menghidupkan kompor biogas, ungkapan pertanyaan yang selalu dilontarkan orang nomor satu di Kabupaten Kampar ini yaitu  "gasnya tidak bau kotoran sapi kan".

Kalimat itu selalu dilontarkannya ketika ada tamu yang berkunjung ke Pusat percontohan atau demplot Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) di Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau, seperti pada sabtu (26/9/2015) lalu, begitu juga setelah indomienya selesai di masak oleh Jefry, sambil menghidangkan indomie buat para tamu, Jefry molontarkan pertanyaan sama, indomienya juga kan, tidak bau kotoran sapi, kata Jefry sambil tersenyum dan mempersilahkan para tamunya menyantap indomie.

Sejauh ini dari pantaun, setiap kali kunjungan para tamu ke RTMPE, mereka para tamu tidak ada yang mengeluh bau gas atau masakannya, bahkan selalu terkagum dan terkesan sambil tersenyum semuanya, melihat kepiawaan seorang Bupati Kampar Jefry Noer memasakkan indomie langsung buat para tamunya dan para tamu pun merasa terhormat mencicipi “indomie ala  Jefry Noer” sambil berkata indomie nya enak, tetapi yang luar biasanya si “tukang”  masaknya, jadi indomienya luar biasa pak, kata para tamu yang berkunjung dengan senyum sambil menyantap indomie. (aln/jnn)