Foto untuk :

Gubernur dan Bupati se-Provinsi Riau Tanda Tangani Komitmen Bersama Pengaduan Layanan Publik.


Bangkinang Kota (JarNas)-Gubernur, Syamsuar bersama bupati se-Provinsi Riau menandatangani Komitmen Bersama Dan Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Provinsi Riau, di Pekanbaru, Selasa (21/05)

“Memberikan pelayanan masyarakat bukan saja melalui pelayanan yang bersifat langsung tapi juga pelayanan publik melalui media online dalam peningkatan kualitas layanan publik oleh yang disampaikan masyarakat melalui system aplikasi untuk meningkatkan pengawasan, monitoring dan evaliasi dari pengaduan masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, Kurangi Korupsi, serta kurangi  Konflik,” kata Gubernur Riau yang disampaikan Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution saat membuka secara resmi acara itu.

Wagubri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar memberikan perubahan terhadap layanan publik dan yang masih belum sesuai dengan tata laksana atau masih dianggap  bermasalah, hal ini dapat disampaikan oleh masyarakat melalui system yang dibangun, namun Saat ini belum terintegrasi sehingga pengaduan tidak dapat tertangani secara optimal.

“Pemerintah telah melakukan peningkatan pelayanan publik, akses seluas-luasnya dengan pengaduan terhadap layanan pemerintahan, namun harus kita persiapkan penyediaan sarana pengaduan, sediakan pengelolaan layanan, tindak lanjuti pengaduan, dengan system  System Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)  Lapor diharapkan dapat ditangani dengan cepat sesuai dengan kewenangan masing-masing daerah. Dengan system ini dapat diketahui output dan outcam," terangnya.

Kepala Ombudsman Perwakilan Riau dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama, ingin menjadikan pelayanan Prima   terhadap pengaduan Publik oleh masyarakat, “Komitmen ini masih berproses, belum semua OPD belum menerapkan aplikasi unit pengaduan yang menjadi system pengelolaan pengaduan layanan publik tersebut," terang Ahmad Fitri.

Dalam acara itu yang di prakarsai oleh Ombudsman RI perwakilan Provinsi Riau, Bupati Kampar diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Arizon, SE.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, termasuk Pemerintah Kabupaten Oku, orang berdiri

Hadir pada kesempatan tersebut sekaligus menjadi Nara sumber Dadang atmawijaya anggota ombudsman RI, Gubernur Riau Syamsuar, deputy Menpan RI, dan Agung Masjono yang merupakan Kastaf Presiden, serta hadir pada kesempatan tersebut tim ombudsman dari Australia (Adv/poet)