Foto untuk :

Eva Yuliana : Sudah Saatnya Wanita Kampar Memiliki Penghasilan Sendiri


Siakhulu (Jarnas) – Anggota DPRD Provinsi Riau Hj. Eva Yuliana mengatakan, sudah saatnya kaum perempuan Kampar memiliki penghasilan sendiri untuk membantu perekonomian keluarganya dengan tidak selalu mengharapkan pemberian suami.

Saatnya wanita Kampar memiliki tangan diatas, disamping bermakna lebih mulia dari pada tangan dibawah, juga berarti wanita Kampar bukan lagi wanita yang lemah yang hanya mampu mengurusi rumah tangga semata.

Hal itu dikatakan Eva Yuliana,ketika temu ramah dengan masyarakat Desa Tanah Merah yang umumnya di hadiri kaum perempuannya juga dihadiri Camat Siak Hulu Fajri Adha Dan Kepala Desa Tanah Merah Syahrul Amri, yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa di Kecamatan Siak Hulu,Rabu (2/12).
 
Eva mengatakan, sengaja berkunjung ke desa Tanah Merah karena ingin menyampaikan program meningkatkan ekonomi Kaum wanita di Kabupaten Kampar, ujarnya.

Sejalan tujuan 5 pilar adalah membantu ekonomi keluarga, sekarang zamannya tangan diatas, untuk itu Eva mengajak kaum wanita  untuk menambah pendapatan  keluarga tanpa meninggalkan Kewajiban utama sebagai istri dan ibu rumah tangga,terangnya.

Eva menambahkanProgram ini merupakan aplikasi dari Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar yakni pilar kedua meningkatkan perekonomian masyarakat, program ini menitik beratkan kepada peningkatan dan menambah pemasukan kaum wanita di Kabupaten Kampar.

Banyak cara meningkatkan pendapatan kaum perempuan di antaranya  dengan cara menghidupkan pasar syariah di Desa tanah merah menjadi pasar "Tanah abangnya" Sumatera. Untuk persiapan fisik pasar telah layak termasuk persiapan tenaga kerjanya, ujar Eva.

Program menjadikan pasar Syariah menjadi "Tanah Abangnya" Sumatera merupakan kepedulian Bupati Kampar bersama Eva Yuliana dalam usaha meningkatkan pendapatan masyarakat Kabupaten Kampar khususnya kaum wanita, karena selain menyerap tenaga kerja wanita juga mampu meningkatkan denyut perekonomian di Kabupaten Kampar semakin baik,katanya.

Selain itu Eva Yuliana mengatakan Untuk Permodalan sudah dipikirkan dan dicarikan rumusannya. Pekerjaan ini diutamakan bagi anak yang putus sekolah, dan memiliki Produktifitas, Karena anak yang putus sekolah masih memiliki jalan yang panjang.

Caranya, terlebih dahulu di data oleh Kepala Desanya, kemudian mereka anak yang putus sekolah diberikan pelatihan bagaimana cara berdagang dan hal lainnya, tutur Eva.

Sementara itu Kepala Desa Tanah Merah Syahrul Amri Mengatakan jika pasar ulul albab akan dijadikan seperti pasar "Tanah Abang" di Jakarta, hal ini akan berdampak terbukanya lapangan pekerjaan dan semakin menumbuhkan geliat perekonomian khususnya di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.

Selain menyerap tenaga kerja, pasar ini nantinya mampu lebih dikenal oleh masyarakat Provinsi Riau, hal itu tentu saja berakibat semakin baiknya tingkat ekonomi masyarakat sekitar Desa Tanah Merah, hal ini tentu saja harus didukung oleh kita semua, karena program ini dari kita dan untuk kita pungkas Syahrul Amri.(ty/jnn)