Foto untuk :

Eka Sumahamid Siap Pimpin Golkar Kampar


Bangkinang Kota (Jarnas) - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kampar, Eka Sumahamid menyampaikan siap maju bersaing dengan kandidat lainnya untuk merebut jabatan sebagai Ketua DPD II Golkar Kampar pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar.

"Saya sudah lama siap, jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri, hanya saja mungkin karena ketidaksiapan dari calon-calon lain, maka itu beberapa kali Musda tertunda," ujar Eka
 
Dia berharap pelaksanaan Musda nanti dapat dilaksanakan seadil-adilnya sebab menurutnya penundaan Musda itu tidak lain ada trik intrik pembusukan yang dilakukan kelompok pesaingnya dan banyak fitnah beredar tentang dirinya.

"Sudah dua kali ditunda, tapi saya ikuti permainan ini demi kebesaran nama Golkar, kalau ini jalan terbaik buat saya harus bersabar, semestinya pelaksanaan Musda tidak dipengaruhi Surat Edaran, bahkan daerah lain sudah melaksanakannya, saya berharap Musda dilaksanakan menurut aturan main yang berlaku," kata dia.

Dia katakan, jika memang ia dinilai belum pantas menjadi Ketua Golkar, tolong sampaikan dengan saya, tetapi ini tidak pernah dilakukan oleh senior-senior saya.

"Saya sangat memimpikan Partai Golkar menjadi partai yang demokratis dan contoh terbaik untuk parpol lainnya, saya tidak ingin mencontoh kader-kader lain yang tidak memberikan etikat baik meski demikian saya tidak ingin melakukan hal-hal demikian," ungkapnya. 

Eka merasa pembusukan yang dilakukan terhadap dirinya itu disebabkan karena kedekatannya dengan Bupati Kampar, mereka tidak bisa, mungkin ada kecemburuan, sehingga merugikan secara kelembagaan, padahal itu suatu pandangan salah, itu terjadi atas nama pribadi.

"Bupati itu adalah pembina seluruh partai yang ada, jadi ini semestinya dapat memberikan keuntungan, karena secara partai, kader-kader dapat menikmati program-program pembangunan, namun karena tidak bisa mendekat, lalu siapa yang rugi," ujarnya.

Dia mengajak tim rivalnya dapat bersaing secara instruktif, jangan melakukan pembunuhan karakter, saya tidak pernah menjelek-jelekan yang lainnya, bagaimana kita bisa menjadi pemimpin, kalau cuma bisanya membaca keburukan yang lain.
 
Seperti ditayangkan media ini sebelumnya, dua nama kandidat yang muncul Eka akan bersaing dengan Mantan Ketua DPD II Golkar Kampar, H Masnur dan Menurut Kwtia DPD II Golkar, Ahmad Fikri tertundanya Musda masih menunggu Surat Edaran DPP Golkar, hanya persoalan teknis, bukan faktor ketidaksiapan dalam penyelenggaraanya.
 
Informasi lain menyebutkan, kemungkinan akan muncul nama lainnya yang akan bertarung menyaingi Eka Sumahamid, namun itu belum dapat dipastikan. (ty/jnn) 
 
*** yang mau copas, sumber dicantumkan : jaringnasional.net