Foto untuk : foto Ketua Pengurus IPSI Kota Dumai Gusrizal, SE

Dumai Bertekad Berjaya Pada Cabor Pencak Silat Porprov Riau IX


Bangkinang (Jarnas)- Kontingen Pencak Silat Kota Dumai bertekad meraih kejayaan di ranah peradaban di Kabupaten Kampar, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)  Riau IX Tahun 2017, tekad itu diwujudkan dengan tampil sebaik-baiknya dan meraih medali sebanyak-banyaknya.

 

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Kota Ikatan Pencak Silat seluruh Indonesia (IPSI),  Dumai Gusrizal, SE kepada wartawan disela-sela menyaksikan kontingen Pencak Silat Dumai uji coba gelanggang di GOR Pencak Silat Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar, Ahad (29/10), "Kami akan berjaya di ranah peradaban,  itu sudah menjadi tekad kami, " ujarnya.

 

Gusrizal menjelaskan kontingen pencak silat Dumai terdiri dari 21 atlit,  empat orang pelatih, dan satu orang  ofisial,  "Atlit kami rata rata masih pelajar dan berusia belasan tahun," ujarnya.

 

Dari 22 kelas cabang olahraga pencak silat yang dipertandingkan baik kategori tanding maupun seni,  kontingen pencak silat  Dumai turun di 17 kelas, mengenai atlit yang kebanyakan masih pelajar,  Gusrizal menjelaskan, sengaja mereka lakukan untuk menciptakan regenerasi dan pengkaderan  di pencak silat sehingga pada masa yang akan datang Kota Dumai akan selalu berjaya di setiap iven pencak silat.

 

Selain itu Gusrizal menegaskan, seluruh atlit pencak sulit Dumai, murni anak jati Riau.  "Target jangka panjang kita adalah mencetak atlit-atlit Riau terbaik,  dan membawa Riau berjaya di tingkat regional dan nasional" katanya.

 

Mengenai target medali menurut Gusrizal,  memang pihaknya tidak menargetkan berapa medali yang akan mereka raih,  yang jelas kami akan selalu tampil maksimal dan meraih medali sebanyak-banyaknya, dengan motto “kalau ingin juara harus kalahkan sang juara, " ujar Gusrizal.

 

Gusrizal yakin,  semua atlit pencak silat Kota Dumai berpotensi untuk juara, untuk itu kita sudah melakukan persiapan dengan maksimal dan sudah pesan sama atlit untuk selalu menjunjung sportifitas, jangan curang dan tampil dengan sebaik-baiknya, katanya.

 

Gusrizal mengaku tidak gentar kalau ada atlit nasional yang turun di Porprov ini dan hal ini sudah kita sampaikan ke atlit, jangan terpengaruh karena seseorang atlit nasional karena atlit nasional itu dulu,  sekarang bisa saja dia kalah, secara legalitas kita sederajat digelanggang,  itu selalu kita sampaikan kepada atlit, terangnya. 

 

Gusrizak juga menjelaskan soal jadwal pertandingan yang disusun panitia pelaksana cabang olahraga pencak silat,  ahad (29/10) agendanya adalah pada pagi menjelang siang uji coba lapangan kontingen dan siang menjelang sore lanjutan refreshing wasit juri. 

 

Kemudian pertandingan baru akan dimulai,  Senin (30/10) yang diawali dengan acara pelantikan pengurus Kabupaten IPSI Kampar periode 2017-2021 oleh Ketua Umum pengurus Provinsi Riau Irwan Nasir. (al/jnn)