Foto untuk :

Dewan Minta Program RLH Tepat Sasaran


INHU(JARNAS.NET) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) minta Program bantuan rehab rumah layak huni (RRLH) atau pembangunan rumah layak huni (RLH) yang bersumber dari APBN dan APBD di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini tepat sasaran dan tidak ada pemotongan atau pungutan liar (Pungli).

" Penegasan ini disampaikan Ketua Komisi Tiga DPRD Inhu Raja Irwan Toni SE, diruangkerjanya Rabu (1/7/2015),diminta program RRLH,RLH atau BSPS untuk tahun ini dikabupaten Indragiri Hulu benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat yang tidak mampu sesuai kriteria dalam program tersebut.

Pasalnya, ditahun-tahun sebelumnya program RRLH,RLH dan BSPS di Inhu,Banyak dinikmati oleh PSN dan orang-orang yang mampu." Maka dari itu kita minta tahun ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhu  untuk lebih teliti dalam penetapan penerima program tersebut," Ujar Raja Irwan Toni.

" Tujuan utama dalam program ini, pemerintah ingin mengetaskan kemiskinan, Jadi kalau program tersebut tidak tepat sasaran kapan di Inhu ini kemiskinan akan cepat tuntas, disebutkan lagi, kita minta Dinas PU Inhu teliti bila perlu turun langsu kelapangan dan cek satu persatu rumah yang diusulkan oleh Lurah atau kades dan jangan begitu percaya sepenuhnya dengan usulan mereka.

Seperti terjadi di tahun lalu ada lima kecamatan di Inhu, program tersebut tidak tepat sasaran dan juga dilakukan pemotongan anggaran, seperti di Desa Jati Rejo kec Pasir Penyu,Desa Kota Baru Kec Rakit Kulim,Desa Rawa Asri Kec Kuala Cenako, Desa Seranggi 3 kec Peranap dan Desa Pematang Benteng Kec Batang Peranap.

" Masih kata Toni, program RRLH.RLH atau BSPS tahun ini harus benar-benar tepat sasaran,dan bila nanti masih ada juga ditemukan tidak tepat sasaran dan melakukan pemotongan saya tidak segan-segan akan melaporkan hal tersebut kepenegak hukum."Tegas Toni"(heri/jnn)