Foto untuk : Bupati Kampar Jefry Noer bersama Ketua TP PPK Kampar Eva Yuliana foto bersama pemenang lomba pada penutupan jambore PKK di Kubang Jaya

Bupati : Pengurus PKK Jaga Anak Dari Pengaruh Narkoba

Penutupan Jambore PKK


Siak Hulu(Jarnas)- Bupati, Jefry Noer  minta " pengurus PKK utamanya kaum ibu mampu menjalankan fungsi dan tugasnya membina keluarga  salah satunya mampu menjaga anak-anak dari pengaruh buruk narkoba," .

Hal itu dikatakan Bupati saat menutup secara resmi kegiatan jambore TP PKK tahun 2016 pada malam api unggun  di lokasi kemah, Kampung Wisata Tiga Dara Desa Kubang Jaya, Sabtu malam,(14/5)

Bupati, Jefry Noer juga meminta kepada pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) membantu pemerintah menyukseskan program pemerintah sesuai dengan perannya menopang keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kampar.

Bersyukur PKK Kabupaten Kampar sangat aktif tidak seaktif PKK lainnya, maka saya yakin dengan semangat dan antusias PKK dari tingkat kabupaten sampai ke desa, masa depan Kampar akan cerah," kata bupati pada hari terakhir yang ditutup dengan malam api unggun.

"Apa-apa saja ilmu yang diperoleh selama kegiatan jambore dengan semangat kebersamaan, kekompakan bisa menjalin kerjasama dengan baik untuk diterapkan, dilaksanakan didaerah masing-masing, tinggalkan yang tidak baik itu," ujarnya.

Dia mengatakan, kecerahan dan keberhasilan Kabupaten Kampar itu bukan terletak ditangan bupati, kepala dinas, camat tetapi tergantung siapa yang mendampingi.

Dikatakan bupati bahwa ukuran keberhasilan itu bukan dengan jabatan apa yang diperoleh tetapi dilihat dari kesuksesan membina keluarga, dapat menjadikan anak-anak yang berkualitas, salah satunya menjaga keluarga terhindar dari bahaya buruk narkoba, minuman keras dan pergaulan negatif lainnya yang merugikan diri sendiri atau masyarakat, disilah peran kaum ibu.

"Tidak ada gunanya keberhasilan kerja, jabatan, kalau anak terlibat narkoba, ukuran keberhasilan itu adalah membina keluarga," ujarnya.

Selain itu tugas kaum ibu sebagai pendamping suami dan ibu dari anak-anak dapat mengingatkan kepala desa, camat, kepala dinas supaya maghrib mengaji diaktifkan kembali sebagai upaya mencegah pengaruh buruk narkoba.

"Suruh anak-anak mengaji, baik dirumah, masjid atau surau agar dapat terhindari dari besarnya pengaruh narkoba itu yang dapat mempengaruhi masa depan, ini bukan tangguingjawab polisi saja, tetapi tugas bersama," kata dia.

Ketua TP PKK, Hj Eva Yuliana, SE menyebutkan bahwa apa yang menjadi harapan bupati menjadi tugas bersama untuk membantu pemerintah dan aparat penegak hukum menjaga generasi muda dari pengaruh buruk narkoba dengan membina serta mejaga anak-anak dari bahaya itu.

"Kaum ibu sebagai pilar kekuatan di dalam keluarga sehingga keberhasilan suatu pembangunan itu terletak pada  keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang menjadi sasaran utama kesuksesan membangun negeri ini," kata anggota DPRD Provinsi Riau ini.

Pada malam api unggun itu, seluruh peserta jambore bergandengan tangan dan bermaaf-maafan sebagai bentuk keakraban yang terjalin selama kegiatan jambore dilaksanakan sambil menyaksikan  penampilan seni dari masing-masing kecamatan. (ty/jnn)