Foto untuk : Polsek Tapung Hilir Sosialisasi Laranga Karhutla

Brigadir Rizki Sampaikan Ancaman Hukuman Pelaku Karlahut Rp10 Miliar


KAMPAR (JarNas)-  Musim kemarau akan tiba, kekhawatiran akan terjadinya bencana kebakaran diantisipasi secara dini oleh pihak kepolisian. Bhabinkamtibmas Tebing Lestari Brigadir Rizki Fhlani SH mensosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan.
agar masyarakat selalu waspada, Kamis (27/4/2017).

"Pelestarian hutan dan alam merupakan tanggungjawab kita bersama untuk menjaga terhadap kebakaran hutan ataupun pengrusakan hutan jangan sampai ada warga masyrakat berurusan dengan hukum," ujar Rizki saat menemuk warga petani, pemilkk kebun di Desa Sekijang.

Ancaman hukumannya terangnya, tidak main-main, pelaku akan diberi ganjaran hukuman kurungan penjara paling lama selama 10 tahun dan membayar denda paling banyak sebesar Rp 10 Milyar sesuai dengan UU Nomor 32 tahun 2009 pasal 108 tentang Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) apabila diketahui serta dapat dibuktikan secara hukum melalui sidang pengadilan.

"Hal ini akan rutin terus saya lakukan agar masyarakat paham serta mengerti akibat dari dampak negatif dari terjadinya kebakaran hutan dan lahan apalagi tekstur tanah di sekitar daerah sini gambut," kata dia.

Salah seorang warga, Sentuk mengungkapkan rasa bangganya karena ada imbauan positif dari pihak kepolisian terkait larangan membakar lahan dan hutan.

"Kami seluruh masyarakat di Desa Tebing Lestari ini merasa sangat senang atas kegiatan rutin dari bapak Bhabinkamtibmas kita ini. Dengan demikian, kami masyarakat mengerti tentang ancaman hukuman yang akan diterima kalau-kalau kami melakukan pembakaran lahan," ucapnya. 

Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi P melalui Kapolsek Tapung Hilir, Benhardi, menyampaikan bahwa kebakaran atau pembakaran hutan dan lahan menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan tidak hanya sekedar musnahnya ekosistem tapi kabut asap yang ditimbulkannya menjadi monster yang merusak kehidupan.

"Pembakaran hutan atau lahan merupakan kejahatan yang harus diperangi secara komprehensif oleh setiap pihak. Salah satu upaya untuk membalas pelakunya adalah dengan mengenakan hukuman pidana penjara dan denda semaksimal mungkin, untuk membuat jera dan menjadi pelajaran bagi yang melakukan perbuatan tersebut insya Allah dengan kerja keras Bhabinkamtibmas Bripka Rizki  yang menyampaikan himbauan secara tatap muka dengan warga maka Tapung Hilir terbebas dari kebakaran hutan dan lahan," ujarnya. (vis/jnn)