Foto untuk : Peserta Pelatihan PEKA di Bangkinang Kota

Bidang Pemberdayaan Perempuan DPPKBP3A Sukseskan Program 3I Bupati Kampar


Bangkinang Kota (JarNas) - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar menyukseskan program 3i (Infrastuktur, industri, Investor) Bupati Kampar dengan sederet kegiatan di dalam tahun 2017.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Hj Elis Suryani, SE didampingi Kepala Seksi, Nova Lestari menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2017 mereka telah menyusun program kegiatan diantaranya :

Pertama, Program Peningkatan Peran Serta Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan dengan bentuk kegiatan memberikan Pendidikan dan Keterampilan Perempuan sebagai Kepala Rumah Tangga (PEKA) selama tiga tahun berturut-turut.

Peserta Diklat itu berasal dari 21 kecamatan masing-masing satu orang mengenyam pendidikan dan praktek langsung selama lima hari membuat ragam kue seperti kue lebaran, jajanan pasar dan macam kue lannya.

“Hasil dari pelatihan itu sudah banyak yang berjalan dan membuka usaha sendiri untuk sumber penghidupan mereka seperti pesanan wirid pengajian atau nikahan,” kata Elis.

Dia sangat berharap para peserta bukan saja dapat mempraktekkan ilmu yang didapat untuk dirinya sendiri tetapi juga dikembangkan bagi warga lain yang akan membuat usaha agar dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu kedua adalah program peningkatan peran serta kesetaraan gender Bimbingan Menejemen Usaha bagi perempuan dalam Usaha Pengelolaan Pendapatan Keluarga (UP2K) kelompok perempuan.Pada tahun 2007 UP2K sudah terbentuk dan dilakukan pembinaan dalam administrasi usaha.

“Secara rutin dilakukan pembinaan ke kecamatan-kecamatan agar mereka lebih terarah dalam mengembangkan usaha yang mereka jadikan penopang untuk kehidupan keluarga itu,” ujar Elis.

Program lain, yang ketiga yakni Peningkatan Kualitas Perlindungan Perempuan dilakukan pelatihan perempuan dalam meningkatan  produktivitas ekonomi keluarga dalam bidang jahit menjahit seperti jahit mukenah dan sulam pita dilakukan setiap tahun. Pada tahun-tahun sebelumnya mereka diberikan mesin jahit dan tahun 2017 ini tidak.

Program keempat, yakni Pembinaan Organisasi Perempuan seperti TP PKK, Dharma Wanita, Gabuangan Organisasi Wanita (GOW) dalam menunjang kegiatan pemerintah.

“Bidang ini memiliki sasaran utama bagaimana memberdayakan kaum perempuan lebih kreatif, maju dan mampu menghadapi segala tantangan hidup apalagi dalam kondisi ekonomi sulit seperti sekarang ini harus bijak mengatur keuangan serta memenejemen waktu sehingga bernilai ekonomi,” terang Upik panggilan akrab Elis ini.

Kepala DPPKBP3A, Drs Edy Aprizal, M.Si menyampaikan bahwa program Pemberdayaan Perempuan ini memang mengarah pada penyuksesan program bupati Kampar, dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat dengan memberdayakan kaum perempuan untuk menunjang sumber kehidupan.

“Bupati Kampar, H Aziz Zaenal telah menerapkan program pembangunan untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat melalui 3i yakni Infrastuktur, industri, Investor, yang dalam hal ini menekankan pada pengembangan industri berskala kecil,” katanya. (ty/jnn)