Foto untuk :

Apindo Kampar Siap Sambut MEA


Bangkinangkota (Jarnas)- Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kampar periode 2015-2018 resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Riau Wijatmoko di Balai Bupati Kampar, Sabtu (12/12/2015).

Hadir pada Pelantikan DPK Apindo Kampar diantaranya beberapa tokoh dan pengusaha nasional diantaranya mantan ketua Mahkamah Konstitusi DR Hamdan Zoelva,SH, MH dan  penasehat DPK Apindo Kampar Brigjen Pol  Adhy Prawoto, juga hadir Bupati Kampar H Jefry Noer, SH, forum komunikasi pimpinan daerah  dan pejabat lainnya.

Selain itu tampak hadir pejabat dari Provinsi Riau  Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor, anggota DPRD Riau DR.H.Ilyas HU, dari Kampar tampak sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah,Dirut PDAM Tirta Kampar Drs M Rusdi, Ketua KONI Ir H Abdul Gafar, sejumlah pimpinan organisasi masyarakat, pimpinan partai politik, pimpinan organisasi massa, mahasiswa, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan dan pengusaha dan ratusan undangan lainnya.

Pengukuhan pengurus DPK Apindo Kampar ditandai dengan pengucapan sumpah dan penyerahan petaka Apindo dari Ketua DPP Apindo Riau Wijatmoko kepada Ketua DPK Apindo Kampar Muhammad Amin, S.Ag, MH.

Adapun pengurus harian DPK Apindo Kampar yang dilantik diantaranya Sekretaris DPK Apindo Kampar H Nurmailis Syaiful, SH  Bendahara Abdul Halek, Wakil Bendahara Zulfan Azmi ST, MT dan Adi Candra,   Wakil Sekretaris Aprizal, SE, Herman Moyan, S.Ag dan  beberapa orang unsur  wakil ketua diantaranya  Ir Muhammad Yasir Ahmad, H Hasan Basri, Fajar Restu,SE,  Juswari Umar Said, SH, Boy Gunawan, SH, M Salis, SH,  Marlis, SE,Herman Moyan, S.Ag,  dan  Marhaliman, SE.

Adapun dewan pembina DPK Apindo Kampar adalah Bupati Kampar dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah. Sedangkan dewan penasehat DPK Apindo Kampar diantaranya DR H Ilyas HU, Ir H Sarjanis Mukhtar dan  H Zapri Haroen.

Ketua DPK Apindo Kampar Muhammad Amin dalam sambutannya menyampaikan Apindo Kampar siap untuk mendukung iklim usaha dan investasi di Kabupaten Kampar.

Dia berharap Apindo yang saat ini dipimpin Haryadi R Sukamdani di tingkat nasional itu  hendaknya memiliki  independensi sehingga bebas mengembangkan berbagai program dan kegiatan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Berkaitan  motto Apindo Kampar yang siap menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), maka Amin mengajak pengurus Apindo dan pengusaha di Kampar mengembangkan cara berfikir yang lebih luas.

MEA akan membuat peluang pasar terbuka luas baik produk dari dalam negeri ke luar negeri  maupun produk luar negeri yang masuk ke Indonesia.  Amin menekankan, dalam rangka menyambut MEA tak kalah penting yang harus diutamakan adalah  keunggulan.

"Era persaingan akan semakin berat, maka kita dan produk kita  harus punya kelebihan. Jangan meninggalkan nilai-nilai yang sudah  bagus, seperti gotong royong dan bahu membahu, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing," ungkap Amin yang juga tokoh muda dan pengusaha muda Kampar yang selama ini telah berkiprah di tingkat nasional tersebut.

Apindo juga diharapkan mampu  menjaga keharmonisan antara perusahaan dengan pekerja, buka akses dengan dunia kerja, pihak swasta, pemerintah dan luar negeri.

Melalui Apindo Amin berharap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berjalan berkesinambungan.

Pada kesempatan itu Muhammad Amin juga mengajak pengurus DPK Apindo Kampar menjadi tauladan bagi pengurus organisasi lain baik dalam hal reputasi, kepemimpinan,  independensi,  kontribusi dan eksistensi di Kampar sehingga dengan  independen bisa  dihormati.

Sementara itu Ketua DPP Apindo Provinsi Riau Wijatmoko menilai Muhammad Amin bekerja dengan  cepat karena dalam kurun waktu dua bulan setelah menerima SK sebagai ketua  DPK Apindo Kampar langsung bisa melaksanakan pengukuhan dan pelantikan pengurus.

Wijatmoko pada kesempatan itu menyampaikan beberapa pandangan dimana dia menilai birokrasi di  Riau perlu terus dibenahi sehingga mendukung penanaman modal dari investor.

"Birokrasi kita harus kembali mempercepat pelayanan publik, khususnya untuk  kepentingan bisnis. Mempercepat pelayanan publik untuk investasi bisnis," kata Wijatmoko.

Dia menambahkan, Riau saat ini memiliki beberapa keunggulan di sector perkebunan, pertanian maupun perikanan. Di sektor perkebunan  masalah dan  tantangan terbesar adalah peran tengkulak di  setiap desa yang masih mendominasi. "Tantangan untuk  pengurus Apindo hari ini mampu memberikan masukan kepada Pemkab Kampar," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, usaha kecil dan menengah telah menjadi perhatian DPP Apindo Riau. "Saat ini Apindo Riau sedang menggodok inkubator bisnis. Mungkin lima sampai sepuluh UMKM, kita akan membina dari produksi, distribusi dan pemasarannya," ulasnya.

Menurutnya sektor UKM adalah sektor yang mampu membuat ekonomi Indonesia Bertahan(dm/jnn)